Peninjauan Hukum Menurut Hukum Adat Kampar: Sumbangan dalam Mewujudkan Hukum yang Responsif

Nur Hidayat, Desi Apriani

Abstract


Perkembangan ketatanegaraan Indonesia terutama dalam bidang pengujian hukum lebih banyak dipengaruhi sistem hukum Eropa Kontinental dan Anglo Saxon yang liberal. Sementara, hukum adat masyarakat Kampar telah memiliki sistem peninjauan hukum berdasarkan filosofi “Adat tali bapilin tigo, tigo tunggku sajoghangan” dengan tujuan puncak “Adat bersendi syara’, syara’ bersendi Kitabullah”. Tulisan ini mengkaji peninjauan hukum menurut Sistem adat Kampar. Tulisan ini menggunakan analisis kualitatif dengan pendekatan historis dan identifikasi hukum tidak tertulis. Konsep penalaran pengujian hukum yang ditawarkan berpatokan pada konsep penalaran validitas pembentukan sistem norma yang memadukan 3 unsur yaitu agama, adat, dan pemerintah (tritunggal). Koherensi konsep Tritunggal dalam sistem judicial review menurut hukum adat Kampar ini, hendaknya menjadi tawaran baru dalam penambahan kewenangan pengujian hukum oleh MK. Pengujian terhadap norma hukum hendaknya dapat diperluas sampai pada tahap pengujian moral. Adapun perluasan tersebut dapat dilakukan dengan mengadopsi konsep penalaran pengujian hukum menurut adat Kampar yang berpangkal dan berujung pada sistem moral.

The development of Indonesian constitutional law, especially judicial review, is influenced by the liberal continental and Anglo-Saxon legal systems. Meanwhile, Kampar customary law already has a legal review system with the philosophy "Adat tali bapilin tigo, tigo tunggku sajoghangan" with the ultimate goal "Adat bersendi syara’, syara’ bersendi Kitabullah". This paper examines legal review under Kampar customary law, using qualitative analysis, historical approaches, and the identification of unwritten laws. The concept presented is based on the concept of reasoning for the formation of a norm system that combines three elements, namely religion, custom, and government (the Trinity). The coherence of this concept should be a new offering in the expanded power of judicial review. The review of the legal norms should extend to the level of the ethical review. The expansion can be done by adopting the concept of legal testing reasoning according to Kampar customary law according to the moral system.


Keywords


Pengujian Undang-undang; Mahkamah Konstitusi; Adat.

Full Text:

PDF

References


BUKU

Akbar, Ali, Dt. Pangeran, Islam dan Adat Andiko Nan 44 Melayu Riau, Pekanbaru: LAMR Riau, 2006.

Aminuddin, Semantik Pengantar Studi Tentang Makna, Bandung: Sinar Baru Algesindo, 2015.

Asshiddiqie, Jimly, Hukum Acara Pengujian Undang-Undang, Jakarta: KonstitusiPerss, 2006.

______________, Jimly, Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia, Jakarta: Konstitusi Pres, 2006.

______________, Jimly, Model Model Pengujian Konstitusional di Berbagai Negara, Jakarta: KonPress, 2006.

Atmasasmita, Romli, Teori Hukum Integratif Rekonstruksi Terhadap Teori Hukum Pembangunan dan Teori Hukum Progresif, Yogyakarta: Genta Publishing, 2012.

Bruggink, JJ.H., Rechtreflecties, terj. B. Arief Sidharta, Refleksi Tentang Hukum: Pengertian-pengertian Dasar Dalam Teori Hukum, Bandung: Citra Aditya Bakti, 2015.

Dirjosisworo, Sedjono, Pengantar Ilmu Hukum, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2016.

Fatmawati, Hak Menguji (Toetsingrecht) yang dimiliki Hakim Dalam Sistem Hukum Indonesia, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2005.

Friedman, Lawrence M., The Legal System: a Social Science Perspective, New York: Rusel Sage Foundation, 1975.

Ghoffar, Abdul, Perbandingan Kekuasaan Presiden Indonesia Setelah Perubahan UUD 1945 dengan Delapan Negara Maju, Jakarta: Prenada Media Group, 2009.

Hartono, Sunaryati, Kapita Selekta Perbandingan Hukum, Bandung: Alumni, 1976.

Hoesein, Zainal Arifin, Judical Riview di Mahkamah Agung Tiga dekade Pengujian Perundang undangan, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2009.

Holle K.F., Aanteekeningen Omtrent Midden Sumatera aan officiele Bescheiden Ontleend: verhandelingen van Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen, Batavia: Bruining & co en 's Hage M. Nijhoff, 1880.

Kansil, C.S.T. dan Kansil, Christine S.T., Ilmu Negara (Umum dan Indonesia), Jakarta:Pradnya Paramita, 2004.

Kelsen, Hans, General Theory of Law and State, terj. Raisul Muttaqien, Teori Umum Tentang Hukum Dan Negara, Bandung: Nusa Media, 2015.

Kelsen, Hans, Introduction to the Problems of Legal Theory, terj. Siwi Purwandari, Pengantar Teori Hukum, Bandung: Nusa Media, 2009.

Kusumaatmadja, Mochtar, & Sidarta, Arif, Pengantar Ilmu Hukum Suatu Pengenal Pertama Ruang Lingkup Berlakunya Ilmu Hukum, Bandung: Alumni, 2016.

Lubis, Akhyar Yusuf, Filsafat Ilmu : Klasik Hingga Kontemporer, cet. 2, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2015.

Nonet, Philippe dan Selznick, Philip, Law and Society in Transistion:Toward Responsive Law, terj. Raisul Muttaqien, Hukum Responsif, Bandung: Nusa Media, 2005.

Rahardjo, Satjipto, Ilmu Hukum, Bandung: Citra Aditya Bakti, 2000.

Sarfi, Sarfi, dan Tim Penulis LSM Nakhoda, Adat Jati Kabupaten Kampar, Pekanbaru: Unri Press, 2008.

Soekanto, Soerjono, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: UI-Press, 1986.

Soemantri, Sri, Hak Uji Material di Indonesia, Alumni, Bandung, 1997.

Soeprapto, Maria Farida Indrati, Ilmu Perundang-Undangan Dasar-dasar dan Pembentukannya, Yogyakarta: Kanisus, 1998.

Sulaiman, King Faisal, Teori Peraturan Perundang-Undangan Dan Aspek Pengujiannya, Yogyakarta: Thafa Media, 2017.

Syamsudin M., Operasional Penelitian Hukum, Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2007.

Ter Haar, Barend Bzn, Beginselen en Stelsel van Het Adatrecht, terj Soebekti Peosponoto, Asas-asas dan Susunan Hukum Adat, Jakarta: Pradnya Pramita, 2001.

Wignjodipoero, Soerojo, Pengantar dan Asas-asas Hukum Adat, Jakarta: Gunung Agung, 1983.

Wilken, G.A., De verbreiding van het matriarchaat op Sumatra, 's-Gravenhage: Martinus Nijhoft, 1888.

JURNAL

Arianto, Henry, “Hukum Responsif dan Penegakan Hukum di Indonesia,” Lex Jurnalica 7, no. 2, (April 2010), 115-123.

Hidayat, Nur; Chaidir, Ellydar, dan Setiadi, Edi, “Synthetic Analysis of Alam Takombang Manjadi Guru as a Method of Normalizing the Customary Law of Kampar,” in Proceedings of the International Conference on Law, Governance and Islamic Society (ICOLGIS 2019) (Paris, France: Atlantis Press, 2020), https://doi.org/10.2991/assehr.k.200306.197., 129-134.

Marzuki, M. Laica, “Judicial Review di Mahkamah Konstitusi” Jurnal Legislasi Indonesia 1, no. 3, (Januari 2004), 1-6.

KAMUS

Tri Kurnia Nurhayati, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia dengan Ejaan Yang Disempurnakan, Jakarta: Eska Media, 2005.

LAINNYA

Wawancara dengan Imam Datu Ghajo Malano Kampar, Juli 2019, 17 November 2019, 6 Juni 2020, 15 Juli 2020.

Wawancara dengan Ramli Niniak Datu Mahaghajo Du Balai, November 2016.




DOI: https://doi.org/10.31078/jk19110

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF view : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

       
(p-ISSN: 1829-7706 e-ISSN: 2548-1657).