Pergeseran Kekuasaan Tipologi Ketiga; Fenomena Kekuasaan Ke Arah Constitusional Heavy

Authors

  • Puguh Windrawan Fakultas Hukum Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta Jl Proklamasi No. 1 Babarsari, Yogyakarta,

DOI:

https://doi.org/10.31078/jk942

Keywords:

The Constitutional Court, check and balance, political power shifting, juridicial interpretation

Abstract


The Constitutional Court plays a central role in the democratic system governance. With a solid perspective of balancing  state  power,  the  court  has  been set up to interpret and review of conformity of every act and regulation. In Indonesia, a constitutional court presence has an important meaning amid power shifting processes. As the supremacy to some extent moving away from the executive authority, the constitutional court appears as the most prominence body instead of legislative board. In accordance with its duties and functions, the institution is able to give juridical interpretations to examine every regulation against The Constitution of The Republic of Indonesia 1945.

References

BUKU
Abdul Mukhtie Fadjar. 2006. Hukum Konstitusi dan Mahkamah Konstitusi, Jakarta- Yogyakarta: Konstitusi Press dan Citra Media.
Achmad Ali, dan Wiwie Heryani. 2012. Sosiologi Hukum; Kajian Empiris terhadap Pengadilan, cetakan I, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Bagir Manan. 2007. Kekuasaan Kehakiman Indonesia dalam UU No. 4 Tahun 2004, cetakan pertama, Yogyakarta: FH UII Press.
Etzioni Halevy, Eva. 2011. Demokrasi dan Birokrasi; Sebuah Dilema Politik, Yogyakarta: Total Media.
Kelsen, Hans. 2006. Teori Umum Tentang Hukum dan Negara, cetakan I, Bandung: Penerbit Nusamedia dan Penerbit Nuansa.
Maalouf, Amin. 2004. Atas Nama Identitas, Yogyakarta: Resist Book.
Moh. Mahfud MD. 2007. Perdebatan Hukum Tata Negara Pasca Amandemen Konstitusi, Jakarta: LP3ES.
Ni’matul Huda. 2005 Negara Hukum, Demokrasi dan Judicial Review, Yogyakarta: UII Press.
S. Lev, Daniel. 1990. Hukum dan Politik di Indonesia; Kesinambungan dan Perubahan, cetakan pertama, Jakarta: LP3ES.
S.F. Marbun. 2011. Peradilan Administrasi Negara dan Upaya Administrasi di Indonesia, cetakan ketiga, Yogyakarta: FH UII Press.
Satjipto Rahardjo. 2000. Ilmu Hukum, cetakan ke-V, Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Simangunsong, Nurainun. Judicial Review di Indonesia; Teori, Perbandingan, dan Pelaksanaannya Pasca Amandemen UUD 1945, Yogyakarta: Fakultas Syariah UIN Sunan Kalijaga, 2008.
Soerjono Soekanto. 1986. Pengantar Penelitian Hukum, cetakan ketiga, Jakarta: UI Press.
Syamsudin. 2012. Konstruksi Baru Budaya Hukum Hakim Berbasis Hukum Progresif, cetakan I, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
W. Levy, Leonard (ed). 2005. Judicial Review; Sejarah Kelahiran, Wewenang, dan Fungsinya dalam Negara Demokrasi, Bandung: Penerbit Nusamedia dan Penerbit Nuansa.

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
Republik Indonesia. Undang-Undang Dasar 1945.
Republik Indonesia. Undang-Undang No. 24 Tahun 2003 Tentang Mahkamah Konstitusi.
Republik Indonesia. Undang-Undang No. 8 Tahun 2011 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No 24 Tahun 2003 Tentang Mahkamah Konstitusi.

DATA ELEKTRONIK
Lulu Anjarsari, “Mantan Mensesneg: UU Penyiaran Tidak Konsisten”, dalam http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/index.php?page=website.Berita.Berita&id=6532, diunduh pada 31 Juli 2012.

Downloads

Published

2016-05-20

How to Cite

Windrawan, Puguh. 2016. “Pergeseran Kekuasaan Tipologi Ketiga; Fenomena Kekuasaan Ke Arah Constitusional Heavy”. Jurnal Konstitusi 9 (4):613-42. https://doi.org/10.31078/jk942.

Issue

Section

Articles