Campaign Leave Time for Incumbents: Differences between General Election and Regional Head Election Regimes

Waktu Cuti Kampanye Bagi Incumbent: Perbedaan Rezim Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31078/jk2244

Keywords:

Campaign Leave, Incumbent, Electoral Regime

Abstract


Constitutional Court Decision Number 85/PUU-XX/2022 explicitly unified the Regional Head Election (Pilkada) regime with the General Election (Pemilu) regime. However, inconsistencies persist, particularly regarding campaign leave for incumbents. Unlike the General Election regime, the Pilkada regime mandates full leave during the campaign period. This discrepancy creates legal uncertainty, intolerable injustice, and discrimination. This study aims to analyse the applicability of Article 70(3) of Law No. 10/2016 in light of the aforementioned Constitutional Court Decision, highlighting the urgency of regulatory harmonisation. This research employs a doctrinal legal research method, drawing on statutory, conceptual, and case approaches. The results show that the differing regulations regarding incumbent campaign leave have indeed caused legal uncertainty, intolerable injustice, and discrimination among candidates. Therefore, this study concludes that legislators must harmonise these regulations and codify them into an omnibus electoral law to ensure consistency.

References

Anggraini, Titi. “Pemerintahan Baru dan Reformasi Pemilu.” Media Indonesia, 2024. https://mediaindonesia.com/kolom-pakar/706811/pemerintahan-baru-dan-reformasi-pemilu.

Ardenolis, Ardenolis, Sudi Fahmi, dan Ardiansyah Ardiansyah. “Larangan Penggunaan Fasilitas Negara dalam Pemilihan Kepala Daerah Berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan.” QISTIE 13, no. 2 (2020): 135–56. https://doi.org/10.31942/jqi.v13i2.3908. DOI: https://doi.org/10.31942/jqi.v13i2.3908

Aris, Mohammad Syaiful. Hukum Pemilu: Filosofi dan Prinsip Pemilihan Umum Dalam UUD NRI 1945. Malang: Setara Press Kelompok Intrans Publishing, 2021.

Asshiddiqie, Jimly. Omnibus Law dan Penerapannya di Indonesia. Jakarta: Konpress bekerja sama dengan Jimly School of Law and Government, 2020.

Fadli, Moh, dan Syofyan Hadi. Kepastian Hukum Perspektif Teoritik. Malang: Nuswantara Media Utama, 2023.

Faiz, Pan Mohamad. Amendemen Konstitusi Komparasi Negara Kesatuan dan Negara Federal. Depok: Rajawali Pers, 2019.

Frensiska, Ryna. “Perubahan Sistem Pemilihan Kepala Daerah: Implikasi terhadap Calon Perseorangan dalam Perspektif Hak Asasi Manusia.” Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional 4, no. 1 (2015). DOI: https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v4i1.50

Ghafur, Jamaludin, dan Allan Fatchan Gani Wardhana. “Problematika Pengaturan Cuti Kampanye Bagi Incumbent Dalam Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Indonesia.” Jurnal Hukum Novelty 8, no. 1 (28 Februari 2017): 70. https://doi.org/10.26555/novelty.v8i1.a5522. DOI: https://doi.org/10.26555/novelty.v8i1.a5522

Ginsburg, Tom. Judicial Review in New Democracies. Cambridge: Cambridge University Press, 2003. DOI: https://doi.org/10.1017/CBO9780511511189

Ginsburg, Tom, dan Zachary Elkins. “Ancillary Powers of Constitutional Courts.” Texas Law Review 87 (2008): 1431.

Haboddin, Muhtar. “Relasi Parlemen dengan Konstituen.” Jurnal Transformative 2, no. 1 (2016): 16–28.

Hadi, Syofyan. “Makna Pasal 18 Ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.” DiH: Jurnal Ilmu Hukum 19, no. 1 (2023). DOI: https://doi.org/10.30996/dih.v19i1.7920

Hamilton, Alexander, James Madison, dan John Jay. The Federalist Papers. New York: The New American Library, 1961. DOI: https://doi.org/10.4159/harvard.9780674332133

Hantoro, Novianto Murti. “Konsep Omnibus Law dan Tantangan Penerapannya di Indonesia.” Parliamentary Review 2, no. 1 (2020).

Harefa, Yonata, Haposan Siallagan, dan Hisar Siregar. “Urgensi Pembentukan Badan Peradilan Khusus dalam Penyelesaian Sengketa Hasil Pilkada Langsung.” Nommensen Journal of Legal Opinion 1, no. 1 (2020): 139–52. https://doi.org/10.51622/njlo.v1i01.342. DOI: https://doi.org/10.51622/njlo.v1i01.342

Hausmaninger, Herbert. Austrian Legal System. Vienna: MANZ, 2003.

Hufron, et al. “Regional Head Election Post-MK Decision Number 60/PUU-XXII/2024 in the Constitutional Law Landscape.” Legality: Jurnal Ilmiah Hukum 33, no. 1 (2025). https://doi.org/10.22219/ljih.v33i1.39064. DOI: https://doi.org/10.22219/ljih.v33i1.39064

Iftiyatna, Yayat, Asrinldi, dan Indah Adi Putri. “Pengaturan Cuti Kampanye Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.” Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial 9, no. 5 (2022). https://doi.org/10.31604/jips.v9i5.2022.1626-1632.

Irham, Laode, La Ode Muhram, dan Maulana Saputra Sauala. “Gagasan Badan Peradilan Khusus Pemilihan Kepala Daerah Sebagai Lembaga Negara Independen.” Arus Jurnal Sosial dan Humaniora 2, no. 3 (2023). DOI: https://doi.org/10.57250/ajsh.v2i3.169

Irwansyah, dan Ahmad Yunus. Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Yogyakarta: Mirra Buana Media, 2020.

Isma, Lathifah. “Konstruksi Berita ‘Ahok Gugat UU Pilkada’ Perihal Cuti Petahana Pada Portal Media Online Jawapos.com dan Kompas.com Edisi September 2016: Analisis Framing Model Robert N. Entman.” Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya, 2017. http://digilib.uinsa.ac.id/15306/.

Juanda, Muhammad Rudi. “Konstruksi Hukum Wajib Cuti Bagi Petahana Kepala Daerah Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XIV/2016.” Jurnal Ilmu Hukum 8, no. 1 (2019). DOI: https://doi.org/10.30652/jih.v8i1.6038

Jukari, Ahmad, et al. Dinamika Hukum Pemilu: Problematika dan Implementasi Produk Hukum KPU. Jakarta: Komisi Pemilihan Umum, Biro Advokasi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, 2022.

Juliani, Lauri, Kosariza, dan Adeb Davega Prasna. “Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 85/PUU-XX/2022 Atas Perkara Mengenai Badan Peradilan Khusus.” Limbago: Journal of Constitutional Law 4, no. 1 (23 Februari 2024): 1–10. https://doi.org/10.22437/limbago.v4i1.31658. DOI: https://doi.org/10.22437/limbago.v4i1.31658

Jurdi, Fajlurrahman. Pengantar Hukum Pemilihan Umum. Jakarta: Kencana, 2018.

Kurnia, Fabian Riza. “Tinjauan Yuridis Kewenangan Penjabat Sementara (PJS) Kepala Daerah Pada Masa Cuti Kampanye Kepala Daerah Petahana.” TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan 11, no. 2 (2019): 79–97. https://doi.org/10.33701/jtp.v11i2.691. DOI: https://doi.org/10.33701/jtp.v11i2.691

Mahkamah Konstitusi RI. “Opening Ceremony CLFest 2024.” Video, Constitutional Law Festival 2024. YouTube, 2024. https://www.youtube.com/watch?v=N6cXTcv5cF8.

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana, 2021.

Nasution, Adnan Buyung, Anggy Permata Sari, dan Dian Putri Kinanti. “Perancangan Sistem Informasi Cuti Pada Komisi Pemilihan Umum Kota Binjai Berbasis Website.” Technologia: Jurnal Ilmiah 15, no. 1 (2024): 142–52. https://doi.org/10.31602/tji.v15i1.13825. DOI: https://doi.org/10.31602/tji.v15i1.13825

Nasution, Sutan Rais Aminullah, Agusmidah, dan Amsali Syahputa Sembiring. “Kewenangan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Daerah dalam Pemerintahan Daerah Menurut Perspektif Hukum Administrasi Negara.” Mahadi: Indonesia Journal of Law 1, no. 1 (2022). DOI: https://doi.org/10.32734/mah.v1i1.8320

Palguna, I Dewa Gede, dan Bisyariyadi. “The Power of Constitutional Court to Settle Disputes on Local Election Results.” Jurnal Konstitusi 20, no. 1 (2023). DOI: https://doi.org/10.31078/jk2011

Permadi, Hendra, Hafiz Sutrisno, dan Yuli Heriyanti. “Kajian Komparatif tentang Cuti Presiden Petahana Pada Kampanye Calon Presiden Menurut UU RI Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Dengan UU RI Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.” Jurnal Pahlawan 5, no. 1 (2022). https://doi.org/10.31004/jp.v5i1.24341.

Pramana, Dewa Adi. “Konsep Pengambilan Keputusan Oleh Triumvirat Pelaksana Tugas Kepresidenan Jika Presiden Dan Wakil Presiden Berhalangan Tetap.” SETARA: Jurnal Ilmu Hukum 4, no. 2 (2023). DOI: https://doi.org/10.59017/setara.v4i2.438

Pramudana, Ibnu, dan Surya Perdana. “Analisis Kewenangan Pelaksana Tugas Kepala Daerah Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.” EduYustisia 2, no. 1 (2023). DOI: https://doi.org/10.59017/setara.v1i1.225

Rahayu, Nunung Puji, dan Adhitya Widya Kartika. “Pengaturan Masa Jabatan Kepala Daerah dalam Hukum Positif di Indonesia.” Jurnal Kertha Semaya 11, no. 6 (2023). https://doi.org/10.24843/KS.2023.v11.i06.p09.

Riqiey, Baharuddin. “Kewenangan Mahkamah Konstitusi Dalam Memutus Perselisihan Hasil Sengketa Pilkada Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 85/PUU-XX/2022.” JAPHTN-HAN 2, no. 1 (31 Januari 2023). https://doi.org/10.55292/japhtnhan.v2i1.59. DOI: https://doi.org/10.55292/japhtnhan.v2i1.59

———. “Pemilihan Kepala Daerah oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pasca Putusan MK No. 85/PUU-XX/2022.” Constitution Journal 2, no. 1 (2023). DOI: https://doi.org/10.35719/constitution.v2i1.42

Riqiey, Baharuddin, dan Miftaqul Janah. “Election Omnibus: Efforts to Realize Legal Certainty in General Elections in Indonesia.” Mimbar Keadilan 18, no. 1 (2025). https://doi.org/10.30996/mk.v18i1.11989. DOI: https://doi.org/10.30996/mk.v18i1.11989

Riqiey, Baharuddin, dan Reza Maulana Hikam. “Constitutionality of Formal Testing of Draft Laws by the Constitutional Court.” Indonesian Journal of Law and Islamic Law 7, no. 1 (2025). https://doi.org/10.35719/ijlil.v7i1.450. DOI: https://doi.org/10.35719/ijlil.v7i1.450

Riqiey, Baharuddin, dan Syofyan Hadi. “Constitutional Imperatives: Examining the Urgency of Term Limits for Members of the House of Representatives.” Mimbar Keadilan 17, no. 1 (2024). DOI: https://doi.org/10.30996/mk.v17i2.9635

Sinaga, Fransiska Adelina. “Legalitas Penunjukan Pejabat Polri Menjadi Pelaksana Tugas Gubernur Pada Masa Kampanye Pemilihan Kepala Daerah.” Jurnal Legislasi Indonesia 15, no. 1 (2018). https://doi.org/10.54629/jli.v15i1.16. DOI: https://doi.org/10.54629/jli.v15i1.16

Sinaga, Parbuntian. “Pemilihan Kepala Daerah Dalam Konstruksi UUD NRI 1945.” Binamulia Hukum 7, no. 1 (Juli 2018): 17–25. https://doi.org/10.37893/jbh.v7i1.10. DOI: https://doi.org/10.37893/jbh.v7i1.10

Soleh, Muhammad Anwar, dan Durohim Amnan. “Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024 terhadap Demokratisasi Pemilihan Kepala Daerah.” Presidensial: Jurnal Hukum, Administrasi Negara, dan Kebijakan Publik 1, no. 3 (3 September 2024): 116–27. https://doi.org/10.62383/presidensial.v1i3.85. DOI: https://doi.org/10.62383/presidensial.v1i3.85

Tahe, Saifuddin, H. M. Yasin, dan Alwi Jaya. “Peran dan Fungsi Badan Pengawas Pemilihan Umum dalam Penegakan Hukum Pemilu Tahun 2019 Menuju 2024.” Al-Ishlah: Jurnal Ilmiah Hukum 24, no. 1 (2021). DOI: https://doi.org/10.56087/aijih.v24i1.63

Usman, Fitri, Salahudin Pakaya, dan Ismet Hadi. “Kedudukan Mahkamah Konstitusi Dalam Mengadili Sengketa Hasil Pemilihan Kepala Daerah.” At-Tanwir Law Review 2, no. 1 (2022). DOI: https://doi.org/10.31314/atlarev.v2i1.1852

Wahyudi, Amar, Fauzi Syam, dan Rustian Mushawirya. “Kewenangan Pejabat Pengganti Kepala Daerah Dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Dari Perspektif Peraturan Perundang-Undangan.” Mendapo: Journal of Administrative Law 3, no. 3 (2022). DOI: https://doi.org/10.22437/mendapo.v3i3.18714

Wheare, K. C. Modern Constitutions. London: Oxford University Press, 1975.

Winata, Muhammad Reza, dan Oly Viana Agustine. Hak Politik dan Hak Pilih (Perlindungan Melalui Peradilan Konstitusi). Depok: Rajawali Pers, 2023.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Riqiey, Baharuddin, Ahmad Zaky Mubarok, Gusti Muhammad Reyhan Farisi, and Syofyan Hadi. 2025. “Campaign Leave Time for Incumbents: Differences Between General Election and Regional Head Election Regimes: Waktu Cuti Kampanye Bagi Incumbent: Perbedaan Rezim Pemilihan Umum Dan Pemilihan Kepala Daerah”. Jurnal Konstitusi 22 (4):664-83. https://doi.org/10.31078/jk2244.

Issue

Section

Articles