Legal Certainty of Regulations on the Authority to Determine State Losses in Indonesia
Kepastian Hukum Pengaturan Mengenai Kewenangan Penetapan Kerugian Negara di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31078/jk2313Keywords:
Authority, Legal Certainty, Regulation, State LossesAbstract
Determining state losses is an essential stage in assessing the extent of losses suffered by the state, including identifying the parties responsible for such losses. This study aims to analyze legal certainty in the regulation of the authority to determine state losses in Indonesia. Using a normative juridical method, the study found that the regulation of the authority to determine state losses by the Government and judicial institutions in Article 63 of the State Treasury Law and Article 10 paragraph (3) of the Audit Board Law does not take into account Article 23E of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. The authority to determine state losses should be exercised only by the Audit Board (BPK) with respect to all legal subjects, because BPK has constitutional authority to assess and determine state losses. The regulation of the authority to determine state losses must be harmonized with constitutional provisions in order to ensure validity and legal certainty.
References
Adnan, Indra Muchlis. Distribusi Kekuasaan dalam Struktur Pemerintahan di Indonesia. Yogyakarta: Trussmedia Grafika, 2017.
Akbar, Patrialis. Lembaga-Lembaga Negara Menurut UUD NRI Tahun 1945. Jakarta: Sinar Grafika, 2013.
Amiq, Bachrul. “Pengawasan BPK dalam Mewujudkan Pengelolaan Keuangan Daerah yang Bebas Korupsi.” Jurnal Hukum Jatiswara 31, no. 2 (2016). https://doi.org/10.29303/jtsw.v31i2.48. DOI: https://doi.org/10.29303/jtsw.v31i2.48
Asshiddiqie, Jimly. Penguatan Sistem Pemerintahan dan Peradilan. Jakarta: Sinar Grafika, 2015.
———. Perkembangan dan Konsolidasi Lembaga Negara Pasca Reformasi. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI, 2006.
Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun 2023. Jakarta: BPK RI, 2023.
Diantha, I Made Pasek. Metodologi Penelitian Hukum Normatif dalam Justifikasi Teori Hukum. Jakarta: Prenada Media Group, 2017.
Enggarani, Nuria Siswi. “Independensi Peradilan dan Negara Hukum.” Jurnal Law and Justice 3, no. 2 (2018). https://doi.org/10.23917/laj.v3i2.7426. DOI: https://doi.org/10.23917/laj.v3i2.7426
Fitri, Icha Cahyaning, et al. “Pungutan Otoritas Jasa Keuangan terhadap Industri Keuangan Dipandang dari Aliran Positivisme Hans Kelsen.” Jurnal Yustisiabel 8, no. 1 (2024). https://doi.org/10.32529/yustisiabel.v8i1.2983. DOI: https://doi.org/10.32529/yustisiabel.v8i1.2983
Hadjon, Philipus M. “Tentang Wewenang.” Yuridika 7, no. 5–6 (1997). https://doi.org/10.20473/ydk.v7i5-6.5769.
Hadiyanto. Hukum Keuangan Negara di Indonesia: Dalam Teori dan Praktik. Depok: PT RajaGrafindo Persada, 2022.
Hadiyono, V. “Indonesia dalam Menjawab Konsep Negara Welfare State dan Tantangannya.” Jurnal Hukum Politik dan Kekuasaan 1, no. 1 (2020). https://doi.org/10.24167/jhpk.v1i1.2672. DOI: https://doi.org/10.24167/jhpk.v1i1.2672
Harahap, M. Yahya. Hukum Acara Perdata: Tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian, dan Putusan Pengadilan. 2nd ed., cet. ke-2. Jakarta: Sinar Grafika, 2019.
Hilal, Farhan, et al. “Peran Audit Internal (APIP) dalam Meningkatkan Efektivitas Pengawasan dan Pencegahan Korupsi di Indonesia.” Jurnal Sosial Humaniora Sigli 7, no. 2 (2024). https://doi.org/10.47647/jsh.v7i2.2812. DOI: https://doi.org/10.47647/jsh.v7i2.2812
Illahi, Beni Kurnia, and Muhammad Ikhsan Alia. “Pertanggungjawaban Pengelolaan Keuangan Negara Melalui Kerja Sama BPK dan KPK.” Jurnal Integritas 3, no. 2 (2017). https://doi.org/10.32697/integritas.v3i2.102. DOI: https://doi.org/10.32697/integritas.v3i2.102
Kelsen, Hans. Pure Theory of Law. Clark, NJ: The Lawbook Exchange, 2005.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2024.
———. Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2016.
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Putusan Nomor 26/PUU-XIX/2021.
———. Putusan Nomor 31/PUU-X/2012.
———. Putusan Nomor 54/PUU-XII/2014.
———. Putusan Nomor 62/PUU-XI/2013.
Marzuki, Peter Mahmud. Pengantar Ilmu Hukum. Jakarta: Kencana, 2008.
Pengadilan Tata Usaha Negara Bandar Lampung. Putusan Nomor 20/G/2021/PTUN.BL.
Republik Indonesia. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
———. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.
———. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.
———. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan.
———. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
———. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.
———. Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.
Saidi, M. Djafar. Hukum Keuangan Negara. Jakarta: Rajawali Pers, 2008.
Seleky, Adolop, et al. “Kewenangan Penetapan Kerugian Keuangan Negara dalam Tindak Pidana Korupsi.” Pattimura Legal Journal 1, no. 1 (2022). https://doi.org/10.47268/pela.v1i1.5928. DOI: https://doi.org/10.47268/pela.v1i1.5928
Simamora, Janpatar. “Considering Centralization of Judicial Review Authority in Indonesia Constitutional System.” IOSR Journal of Humanities and Social Science (IOSR-JHSS) 21, no. 2, ver. 5 (2016). https://doi.org/10.9790/0837-21252632.
Subiyanto, Ibnu. “Kerugian Keuangan Negara vs. Kerugian Negara.” Dalam Pengelolaan Keuangan Negara-Daerah: Hukum, Kerugian Negara, dan Badan Pemeriksa Keuangan, disunting oleh Abdul Halim dan Icuk Rangga Bawono. Yogyakarta: UPP STIM YKPN, 2018.
Suhendar. Konsep Kerugian Keuangan Negara: Pendekatan Hukum Pidana, Hukum Administrasi Negara, dan Pidana Khusus Korupsi. Malang: Setara Press, 2015.
Sukardi. “Peran Penegakan Hukum dalam Pembangunan Ekonomi.” Jurnal Hukum dan Pembangunan 46, no. 4 (2016). https://doi.org/10.21143/jhp.vol48.no4.67. DOI: https://doi.org/10.21143/jhp.vol46.no4.48
Surya, Ida, and Abdul Wahab. “Harmonisasi Peraturan Perundang-Undangan dalam Mewujudkan Pemerintahan yang Baik.” Jurnal Kompilasi Hukum 8, no. 2 (2023). https://doi.org/10.29303/jkh.v8i2.142.
Wulandari, Riyanita. “Penyelesaian Kerugian Negara/Daerah Ditinjau dari Hukum Administrasi, Hukum Pidana, dan Hukum Perdata.” Dalam Pengelolaan Keuangan Negara-Daerah: Hukum, Kerugian Negara, dan Badan Pemeriksa Keuangan, disunting oleh Abdul Halim dan Icuk Rangga Bawono. Yogyakarta: UPP STIM YKPN, 2018.
Zulkarnain, Iskandar, et al. “Analisis Yuridis Kerugian Negara Ditinjau dari Aspek Hukum Administrasi Negara.” Jurnal Sains Sosio Humaniora 3, no. 1 (2019). https://doi.org/10.22437/jssh.v3i1.7084. DOI: https://doi.org/10.22437/jssh.v3i1.7084
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Konstitusi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright of the published articles will be transferred to the journal as the publisher of the manuscripts. Therefore, the author confirms that the copyright has been managed by the publisher.
- The publisher of Jurnal Konstitusi is The Registrar and Secretariat General of the Constitutional Court of the Republic of Indonesia.
- The copyright follows Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License: This license allows reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format for noncommercial purposes only, and only so long as attribution is given to the creator. If you remix, adapt, or build upon the material, you must license the modified material under identical terms.