Analysis of the Changing Threshold for Regional Head Candidacy from a Utilitarian Perspective

Analisis Perubahan Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah Dalam Perspektif Utilitarianisme

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31078/jk2235

Keywords:

Constitutional Court, Regional Head Candidacy, Utilitarianism

Abstract


The threshold for regional head candidacy, which requires political parties to have seats in the Regional People’s Representative Council (DPRD), creates injustice by disregarding the valid votes of political parties that did not make it into parliament. This issue forms the basis for the Constitutional Court’s Decision No. 60/PUU-XXII/2024, which equalizes the candidacy requirements between political parties and independent candidates. This study aims to analyze the impact of the decision on local political participation from a utilitarian perspective. The method used is normative legal research with a conceptual and legislative approach, analyzed qualitatively. The results of the study indicate that the decision not only expands access to candidacy for non-parliamentary political parties but also increases the number of candidates and reduces the dominance of single candidates in local elections. From a utilitarian perspective, this policy creates broader benefits for election participants, thereby increasing participation, electoral justice, and the likelihood of a government that is more responsive to the needs of the people.

References

Arifin, Firdaus. “Analisis Kritis terhadap Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah: Perspektif Hukum dan Kebijakan Publik.” Jurnal Dinamika Hukum 25, no. 2 (Oktober 2024): 202–11. DOI: https://doi.org/10.35315/dh.v25i2.9934

Atmadja, I Dewa Gede, dan I Nyoman Putu Budiartha. Teori Hukum. Malang: Setara Press, 2018.

Baehaki, Kadimuddin. “Implikasi Politik Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024 Terkait Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah.” Jurnal Hukum & Hukum Islam 11, no. 3 (Oktober 2024): 451–60.

Bentham, Jeremy. An Introduction to the Principles of Morals and Legislation. Kitchener, ON: Batoche Books, 2001.

Ekowati, Endah Yuli. “Pragmatisme Politik: Antara Koalisi, Pencalonan, dan Calon Tunggal dalam Pilkada.” Jurnal Transformative 5, no. 1 (Mei 2019): 16–37. DOI: https://doi.org/10.21776/ub.transformative.2019.005.01.2

Hannan, Abd. “Tingginya Angka Calon Tunggal Pemilihan Kepala Daerah dan Melemahnya Demokrasi di Indonesia Kontemporer.” Jurnal Politik Walisongo 5, no. 1 (2023): 39–57. DOI: https://doi.org/10.21580/jpw.v5i1.17499

Hardiman, Francisco Budi. Demokrasi Deliberatif: Menimbang ‘Negara Hukum’ dan ‘Ruang Publik’ dalam Teori Diskursus Jürgen Habermas. Sleman: Kanisius, 2009.

Hartono, Hasim. “Urgensi Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 terhadap Penyelenggaraan Pilkada Tahun 2024.” JICN: Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara 1, no. 4 (Agustus–September 2024): 5374–5383.

Hutapea, Bungasan. “Dinamika Hukum Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia.” Jurnal Rechtsvinding 4, no. 1 (April 2015): 1–179.

Irwansyah, dan A. Yunus. Penelitian Hukum: Pilihan Metode & Praktik Penulisan Artikel. Yogyakarta: Mirra Buana Media, 2020.

Ishaq. Metode Penelitian Hukum dan Penulisan Skripsi, Tesis, serta Disertasi. Bandung: Alfabeta, 2017.

Jurdi, Fajlurrahman. Pengantar Hukum Pemilihan Umum. Jakarta: Kencana, 2018.

Kardiman, Tobias. “Pancasila sebagai Ideologi Negara dan Hak Asasi Manusia dalam Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara 5, no. 1 (2014): 16–30. DOI: https://doi.org/10.35968/jh.v5i1.101

Kasenda, Marven A., J. Ronald Mawuntu, dan Donna O. Setiabudhi. “Kajian Yuridis Calon Perseorangan pada Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.” Lex Administratum 8, no. 5 (2020): 34–43.

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. “Calon Tunggal dan Nasib Pilkada 2015.” Majalah Suara KPU, Edisi IV (Juli–Agustus 2015).

_____. “KPU RI Tetapkan Perolehan Kursi Parpol dan Calon Terpilih DPR–DPD 2019–2024.” kpu.go.id, Agustus 2019.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 005/PUU-III/2005 (21 Maret 2005).

_____. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024 (1 Agustus 2024). DOI: https://doi.org/10.62383/presidensial.v1i3.85

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Edisi revisi. Jakarta: Kencana PrenadaMedia Group, 2016.

Muslim, Ikhwanul, Bayu Prasetyo, dan Rio Arif Pratama. “Analisis Pencalonan Kepala Daerah Berbasis Hukum Transendental.” Jurnal Ilmiah Galuh Justisi 9, no. 2 (2021): 260–272. DOI: https://doi.org/10.25157/justisi.v9i2.5852

Mustajib. “Kedaulatan Rakyat dalam Pemilihan Umum Legislatif.” Jurnal Rechtens 7, no. 2 (Desember 2018): 179–192.

Republik Indonesia. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

_____. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi Undang-Undang. Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 23; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5656.

_____. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi Undang-Undang. Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 130; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5898.

_____. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 125; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437.

Septiansyah, Zainal B., dan Muhammad Ghalib. “Konsepsi Utilitarianisme dalam Filsafat Hukum dan Implementasinya di Indonesia.” Ijtihad: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial 34, no. 1 (Juni 2018): 27–34. DOI: https://doi.org/10.15548/ijt.v34i1.3

Sinaga, Parbuntian. “Pemilihan Kepala Daerah dalam Konstruksi UUD NRI 1945.” Binamulia Hukum 7, no. 1 (2018): 17–25. DOI: https://doi.org/10.37893/jbh.v7i1.10

Suryadinata, Andre, dan Toendjoeng Herning Sitaboeana. “Implikasi Hukum Tidak Dilaksanakannya Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Perkara Pengujian Undang-Undang.” Jurnal Hukum Adigama 2, no. 2 (2019): 1089–1107. DOI: https://doi.org/10.24912/adigama.v2i2.6906

Tempo.co. “Fenomena Calon Tunggal Meningkat dari Pilkada ke Pilkada, Ini Bahayanya.” 24 Agustus 2024.

_____. “Ini 25 Calon Tunggal Kepala Daerah di Pilkada 2020.” 14 September 2020.

Urbinati, Nadia. Representative Democracy: Principles & Genealogy. Chicago and London: The University of Chicago Press, 2006. DOI: https://doi.org/10.7208/chicago/9780226842806.001.0001

Waisapi, Jeffry Yuliyanto. “A Juridical Analysis of the Implications of Constitutional Court Decision No. 60/PUU/XXII/2024 Paving the Way for Political Parties Without Regional Representative Council Seats in Nominating Regional Heads.” Journal of Law, Politic and Humanities (JLPH) 4, no. 6 (September 2024): 2520–2532. DOI: https://doi.org/10.38035/jlph.v4i6.781

Downloads

Published

2025-09-19

How to Cite

Rismawati Nur. 2025. “Analysis of the Changing Threshold for Regional Head Candidacy from a Utilitarian Perspective: Analisis Perubahan Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah Dalam Perspektif Utilitarianisme”. Jurnal Konstitusi 22 (3):508-27. https://doi.org/10.31078/jk2235.

Issue

Section

Articles