Otorita IKN in Institutional Status and Relationship on the Distribution of Power Central with the Regions

Otorita IKN dalam Status Kelembagaan dan Hubungan Pembagian Kekuasaan Pusat dengan Daerah

Authors

  • Denis Kurniawan DPC Perhimpunan Advokat Indonesia Jakarta Barat, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31078/jk2219

Keywords:

Institution, Otorita IKN, Local Government

Abstract


The status of Otorita IKN as a ministry-level institution, as well as the holder of a mandate as the organizer of regional government at the provincial level, has given rise to constitutional debates as well as theoretically and conceptually regarding regional governance. This paper is a normative legal research carried out using a conceptual and statutory approach so that data collection is carried out using literature study documentation. This paper concludes that the otorita IKN does not carry out the principle of decentralization in its capacity as a local government, but only functions as a functional deconcentration which is an extension of the central government, and the position of head of the Otorita IKN does not take the form of an integrated prefecture, so that logically it only functions as a trustee as representative of the central government in the regions, but without the capacity as head of the regional government.

References

Adhyasta Dirgantara dan Krisiandi. “Ridwan Kamil Ingatkan Jokowi Sejumlah Negara Gagal Bangun Ibu Kota Baru.” Diakses melalui

https://nasional.kompas.com/read/2024/03/14/17555751/ridwan-kamil-ingatkan-jokowi-sejumlah-negara-gagal-bangun-ibu-kota-baru pada 19 Maret 2025.

Andryan. “Harmonisasi Pemerintahan Pusat dengan Daerah Sebagai Efektifitas Sistem Pemerintahan.” Jurnal Legislasi Indonesia 16, no. 4 (Desember, 2019): 424. https://doi.org/10.54629/jli.v16i4.560.

Aries Djaenuri, dan Enceng. Sistem Pemerintah Daerah. Tangerang: Universitas Terbuka, 2019.

Asshiddiqie, Jimly. Perkembangan dan Konsolidasi Lembaga Negara Pasca Reformasi. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, 2006.

AZ, Lukman Santoso. Hukum Pemerintahan Daerah : Mengurai Problematika Pemekaran Daerah Pasca Reformasi di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2021.

Baidhowah, Adfin Rochmad. “Explaining Decentralization Performancein Indonesia.” Jurnal Bina Praja 14, no. 1 (Maret, 2022): 98–99. https://doi.org/10.21787/jbp.14.2022.97-109.

Bhenyamin Hossein, dkk. Naskah Akademik Tata Hubungan Kewenangan Pemerintah Pusat dan Daerah. Jakarta: Pusat Kajian Pembangunan Administrasi Daerah dan Kota FISIP UI, 2004.

Bunga, Marten. “Model Pembentukan Peraturan Daerah yang Ideal dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah.” Jurnal Hukum & Pembangunan 49. No. 4 (Maret, 2019): 820. http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol49.no4.2342.

Darmajati, Danu. “KN Nusantara Tak Demokratis: Pemimpin Tak Dipilih Rakyat-Tanpa DPRD.” Diakses melalui

https://news.detik.com/berita/d-5912159/ikn-nusantara-tak-demokratis-pemimpin-tak-dipilih-rakyat-tanpa-dprd, pada 1 Maret 2025 pukul 15.20 WIB.

Fikri Hadi dan Rosa Ristawati. “Pemindahan Ibu Kota Indonesia dan Kekuasaan Presiden dalam Perspektif Konstitusi.” Jurnal Konstitusi 17, no.3 (November, 2020): 536–538. https://doi.org/10.31078/jk1734.

Fikri Hadi dan Farina Gandriyani. “Konstitusionalitas Otorita Ibu Kota Nusantara sebagai Bentuk Pemerintahan Daerah.” Majalah Hukum Nasional 52, no. 1 (2022): 75–76. https://doi.org/10.33331/mhn.v52i1.164.

Fikri Hadi dan Farina Gandriyani. “Konstitusionalitas Otorita Ibu Kota Nusantara sebagai Bentuk Pemerintahan Daerah.” Majalah Hukum Nasional 52, no. 1 (2022): 82. https://doi.org/10.33331/mhn.v52i1.164.

Guspeneldi, Alex. “Problematika Penerapan Otonomi Daerah Batam.” Journal of Law and Policy Transformation 2, no. 1 (juni, 2017): 43–44. http://journal.uib.ac.id/index.php/jlpt/article/view/72/45.

Herdiana, Dian. "Menemukenali Syarat Keberhasilan Pemindahan Ibu Kota Negara." Jurnal Politika: Dinamika Masalah Politik dalam Negeri & Hubungan Internasional 11, no. 1 (2020): 5–13. https://doi.org/10.22212/jp.v11i1.1382.

Herdiana, Dian. “Pemindahan Ibukota Negara: Upaya Pemerataan Pembangunan ataukah Mewujudkan Tata Pemerintahan yang Baik.” Jurnal Transformative 8, no. 1 (Maret, 2022): 2. https://doi.org/10.21776/ub.transformative.2022.008.01.1.

Hossen, Bhenyamin. Penentuan Batas-Batas Wilayah Administrasi/Daerah Otonom: Suatu Pemikiran Berorientasi pada Pembangunan. Makalah disampaikan pada Seminar Intern Pusat Studi Hukum dan Administrasi, di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 25-26 April 1978.

Humas BP Batam. “Tugas dan Fungsi BP Batam.” BP Batam, Diakses 9 Juni 2023. https://bpbatam.go.id/profil/tugas-dan-fungsi/.

Hutapea, Purba. “Mengejar Status sebagai Provinsi Daerah Khusus Jakarta Pasca Pemindahan Ibukota Negara ke Provinsi Kalimantan Timur.” MONAS: Jurnal Inovasi Aparatur 2, no. 1 (Juni, 2020): 140–141. https://doi.org/10.54849/monas.v2i1.23.

Irfan Ridawan Maksum. “Wakil Pemerintah Vs Kepala Daerah.” Kompas. Diakses 8 Juni 2023. https://www.kompas.id/baca/opini/2023/05/26/wakil-pemerintah-vs-kepala-daerah.

Japar, Muhammad. UUD 1945 & Tujuh Konstitusi Negara. Jakarta: Laboratorium Sosial Politik Press, 2018.

Kadir, Abdul. Studi Pemerintahan Daerah dan Pelayanan Publik. Medan: Dharmasraya, 2017.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara. Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, 2021.

Kusriyah, Sri. Politik Hukum Desentralisasi & Otonomi Daerah dalam Persfektif Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semarang: Unissula Press, 2019.

Lamidi Kazeem Oyadele, dan Ajayi Olubusayo Ayooluwa. “Governance, Local Institutions and Local Governance: A Conceptual Analysis.” Global Journal of Human-Social Science: Political Science 19, Issue. 1 (2019): 14. https://socialscienceresearch.org/index.php/GJHSS/article/view/2811.

Lukman Santoso Az. Hukum Pemerintahan Daerah: Mengurai Problematika Pemekaran Daerah Pasca Reformasi di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 25/PUU-XX/2022.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Naskah Komprehensif Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945: Latar Belakang Proses dan Hasil Pembahasan 1999-2002 Buku IV Kekhususan Pemerintahan Negara Jilid 2. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, 2010.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 11/PUU-VI/2008.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 22/PUU-VII/2009.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 33/PUU-VIII/2010.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 41/PUU-XVII/2019.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Nomor 81/PUU-VIII/2010.

Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi. Putusan Nomor: 2/MKMK/L/11/2023.

Marlina, Rika. “Pembagian Kekuasaan dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di Indonesia.” Jurnal Daulat Hukum 1, no. 1 (Maret, 2018): 177. http://dx.doi.org/10.30659/jdh.v1i1.2631.

Muchid Albintani, Ali Yusri, dan Ishak. “Otorita Batam dan Reformasi Sistem Pemerintahan di Indonesia (1997-2004).” Jurnal Ilmu Pemerintahan Nahkoda 10, no. 5 (Oktober, 2011): 45. https://doi.org/10.35967/jipn.v10i1.1599.

Muhaimin. Metode Penelitian Hukum. Mataram: Mataram University Press, 2020.

Muhammad RM Fayasy Failaq, dan Faraz Almira Arelia. “Diskrepansi Sistem Pemerintahan Daerah Khusus Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.” Jurnal Studi Kebijakan Publik 1, no. 1 (November 2022): 57–69. https://doi.org/10.21787/jskp.1.2022.57-69.

Muhammad RM Fayasy Failaq, dan Faraz Almira Arelia. “Diskrepansi Sistem Pemerintahan Daerah Khusus Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.” Jurnal Studi Kebijakan Publik 1, no. 1 (November, 2022): 66. https://doi.org/10.21787/jskp.1.2022.57-69.

Muluk, Khairul. Peta Konsep Desentralisasi dan Pemerintahan Daerah. Surabaya: ITS Press, 2009.

Mulyaningsih, Rizki. “Kedudukan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara dalam Perspektif Hukum Otonomi Daerah.” Lex Rennaisance 7, no.2 (April, 2022): 303–304. https://doi.org/10.20885/JLR.vol7.iss2.art6.

Mulyaningsih, Rizki. "Kedudukan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Dalam Perspektif Hukum Otonomi Daerah". Lex Renaissance 7, no. 2 (2022): 308. https://doi.org/10.20885/JLR.vol7.iss2.art6.

Muntoha. Otonomi Daerah dan Perkembangan “Peraturan Daerah Bernuansa Syari’ah”. Yogyakarta: Safiria Insania Press, 2010.

Nitrina Angkasa, dkk. Metode Penelitian Hukum sebagai Suatu Pengantar. Lampung: Laduny, 2019.

Nurdin, M. Rizki. "Desentralisasi dan Kekhususan Pelaksanaan Otonomi Daerah Otorita Ibu Kota Nusantara". Lex Renaissance 7, no. 3 (2022): 622. https://doi.org/10.20885/JLR.vol7.iss3.art12.

Nursadi, Harsanto. Sistem Hukum Indonesia. Tangerang: Universitas Terbuka, 2008.

Ombudsman Republik Indonesia. “Setingkat Menteri.” Ombudsman. Diakses 30 Mei 2023. https://ombudsman.go.id/linkdir/link_list?cat_id=2.

Purwati, Ani. Metode Penelitian Hukum Teori & Praktik. Surabaya: Jakad Media Publishing, 2020.

Rauf, Rahyunir. Asas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Dekonsentrasi, Desentralisasi dan Tugas Pembantunya). Yogyakarta: Nusamedia, 2018.

Republik Indonesia. Keputusan Presiden Nomor 41 Tahun 1973 tentang Daerah Industri Pulau Batam.

Republik Indonesia. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1973 tentang Daerah Industri Pulau Batam.

Republik Indonesia. Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 57 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah.

Republik Indonesia. Peraturan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Nomor 1 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Organisasi Otorita Ibu Kota Nusantara.

Republik Indonesia. Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 139 Tahun 2024 tentang Penataan Tugas dan Fungsi Kementerian Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029.

Republik Indonesia. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2017 tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Borobudur.

Republik Indonesia. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, Lembaran Negara Tahun 2006 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4633.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, Lembaran Negara Tahun 2012 Nomor 170, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5339.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara, Lembaran Negara Tahun 2023 Nomor 142, Tambahan Lembaran Negara Nomor 6898.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Lembaran Negara Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5587.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Ibu Kota Negara, Lembaran Negara Tahun 2022 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Nomor 6766.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4916.

Rini Rachmawati, dkk. “Best Practices of Capital City Relocation in Various Countries: Literature Review.” International Conference on Science and Technology (2021): 2. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202132507004.

Risalah Sidang Perkara Nomor 3/SKLN-IX/2011 perihal Sengketa Kewenangan Lembaga Negara antar Bupati Kabupaten Kutai Timur dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, tanggal 21 Juli 2011.

Ropii, Imam. “Pola Hubungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam Otonomi Daerah.” Maksigama Jurnal Hukum 18, no. 1 (November, 2015): 56. https://doi.org/10.37303/.v9i1.4.

Salamony, Jetter Wilson. “Tinjauan Perubahan Nomenklatur Kepala Daerah Menjadi Kepala Otorita Pada Ibu Kota Negara Indonesia (Studi Terhadap Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara).” Jurnal Ikamakun 2, no. 1 (2022): 512. http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/IKAMAKUM/article/view/22924/10923.

Sihombing, Eka Nam. Hukum Kelembagaan Negara. Medan: CV Pustaka Prima, 2018.

Soekanto, Soerjono. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI Press, 2007.

Suryadi Jaya Purnama, dan Chotib. “Analisis Kebijakan Publik Pemindahan Ibu Kota Negara.” Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik 13, no. 2 (2022): 153–154. https://doi.org/10.22212/jekp.v13i2.3486.

Thahir, Baharuddin. “Memahami Kawasan Khusus dalam Sistem Pemerintahan Daerah di Indonesia.” Jurnal Kebijakan Pemerintahan 1, no.2 (November, 2018): 107. https://doi.org/10.33701/jkp.v1iNo.2.1100.

Tim Penulis APHTN-HAN. Hukum Tata Negara. Depok: Rajawali Press, 2023.

Tim Redaksi CNN Indonesia. “Segudang Masalah IKN: Kebut Pengesahan UU hingga Persoalan Lingkungan.”

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220121205915-32-749796/segudang-masalah-ikn-kebut-pengesahan-uu-hingga-persoalan-lingkungan/2, diakses 18 Maret 2025.

Tim Redaksi Kompas. “IKN Nusantara Dipimpin Kepala Otorita Tanpa DPRD, Pakar: Pendekatan Proyek.” Diakses melalui

https://nasional.kompas.com/read/2022/01/21/16175401/ikn-nusantara-dipimpin-kepala-otorita-tanpa-dprd-pakar-pendekatan-proyek pada 1 Maret 2025 pukul 15.00 WIB.

Yahya, H. M. “Pemindahan Ibu Kota Negara Maju dan Sejahtera.” Jurnal Studi Agama dan Masyarakat 14, no. 1 (Juni: 2018): 22. https://doi.org/10.23971/jsam.v14i1.779.

Yudi Rusfiana, dan Cahya Supriatna. Memahami Birokrasi Pemerintahan dan Perkembangannya. Bandung: Alfabeta, 2021.

Downloads

Published

2025-03-01

How to Cite

Kurniawan, Denis. 2025. “Otorita IKN in Institutional Status and Relationship on the Distribution of Power Central With the Regions: Otorita IKN Dalam Status Kelembagaan Dan Hubungan Pembagian Kekuasaan Pusat Dengan Daerah”. Jurnal Konstitusi 22 (1):178-205. https://doi.org/10.31078/jk2219.

Issue

Section

Articles