Format Ideal Tindak Lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi untuk Mengefektifkan Asas Erga Omnes

Dian Ayu Widya Ningrum, Al Khanif Al Khanif, Antikowati Antikowati

Abstract


This article aims to find the ideal format to implement the Constitutional Court (MK) decision through the principle of erga omnes. The erga omnes aims to guarantee the protection of human rights for all citizens. However, the principle of erga omnes cannot be implemented properly due to the gap between adressat and the verdict issued by the MK. This inconsistency and disobedient will result in decline of the erga omnes. An ideal system is needed to improve the application of the Constitutional Court's decisions in accordance with the principle of erga omnes. The results showed that to maximize the principle of erga omnes requires cooperation between the MK and other state institutions or adressat. This can be combined with the implementation of judicial deferral and the provision of deadlines for the follow-up of decisions imposed on adressat as a representation of determining legal boundaries and certainty.

Keywords


Constitutional Court; Enforcement; Erga Omnes; Verdict

Full Text:

PDF

References


Buku

Asshiddiqie, Jimly. Konstitusi Dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Konstitusi Press, 2006.

_________. Sengketa Kewenangan Antarlembaga Negara. Jakarta: Konstitusi Press, 2005.

_________. Sejarah Constitutional Review dan Gagasan Pembentukan Mahkamah Konstitusi,” 15, n.d.

Baun, Lawrence. The Implementation of United States Supreme Court Decisions, Dalam Constitutional Court in Comparison; the U.S. Supreme Court and the German Federal Constitutional Court, Edited by Ralf Rogowski & Thomas Gawron. New York: Berghahn Books, 2002.

E. Baker, Thomas, and Jerre S. Williams. Constitutional Analysis. United State: Thomson West, 2003.

Fatmawati. Hak Menguji (Toetsingsrecht) Yang Dimiliki Hakim Dalam Sistem Hukum Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004.

Fauziyah R, Safrina. Pengawasan Atas Implementasi Putusan MK Demi Tercapainya Kepastian Hukum Di Indonesia, Dalam Dri Utari Cristina Dan Ismail Hasani (Ed), Masa Depan Mahkamah Konstitusi RI: Naskah Konfrensi Mahkamah Konstitusi Dan Pemajuan Hak Konstitusional Warga. Jakarta: Pustaka Masyarakat Setara, 2013.

Ferejohn, John. Law, Legislation and Positive Political Theory”, Dalam Modern Political Economy, Banks and E Hanushek. Ed. Cambridge: Cambridge University Press, 1995.

Lachmayer, Konrad. ‘Austria. Constitutional Court as Positive Legislators‘ in Allan R. Brewer-Carias (Ed.), Constitutional Courts as Positive Legislators. A Comparative Law Study. Cambridge: Cambridge University Press, 2011.

M. O’Brien, David. Constitutional Law and Politics: Struggles for Power and Governmental Accountability. New York: W.W. Norton & Company, 2000.

Marmor, Andrei. Interpretation and Legal Theory. Oregon: Hart Publishing, 2005.

Samosir, Djamanat. Hukum Acara Perdata: Tahap-Tahap Penyelesaian Perkara Perdata. Bandung: Nuansa Aulia, 2011.

Stelzer, See Manfred. ‘Constitutional Change in Austria’ in Xenophon Contiades (Ed.), Engineering Constitutional Change. A Comparative Perspective on Europe, Canada and the USA. USA and Canada: Routledge, 2013.

Sulistyowati, Tri, M. Imam Nasef, and Ali Ridho. Constitutional Compliance Atas Putusan Mahkamah Konstitusi Oleh Lembaga-Lembaga Negara Hasil Penelitian Kerjasama Antara Mahkamah Konstitusi Dengan Fakultas Hukum Universitas Trisakti. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengkajian Perkara, dan Pengelolaan Perpustakaan Kepaniteraan dan Sekretariat Jenderal Mahkamah Konstitusi, 2019.

Sutiyoso, Bambang. Hukum Acara Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Cetakan Pertama. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 2006.

Sweet, Alec Stone. Governing With Judges: Constitutional Politics in Europe English. U.S.A: Oxford University Press, 2000.

Tate, C. Neal. The Global Expansion of Judicial Power Revised Edition. New York: NYU Press, 1997.

Tim Penyusun Naskah Komprehensif Proses dan Hasil Perubahan UUD 1945. Naskah Komprehensif Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia: Buku VI, Kekuasaan Kehakiman. Edisi Revisi. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi, 2010.

Vanberg, Georg. The Politics of Constitutional Review, Political Economy of Institutions and Decision. New York: Cambridge University Press, 2005.

Laksono, Fajar, Winda Wijayanti, and Anna Trining. Implikasi Dan Implementasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 5/PUU-X/2012 Tentang Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) / Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Jakarta: Kepaniteraan dan Sekretariat Jenderal Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, 2013.

Jurnal

Akbar, Salsabilla, Retno Saraswati, and Fifiana Wisnaeni. “Faktisitas Sifat Final Dan Mengikat Putusan Mahkamah konstitusi dengan Menambah Instrumen Hukum Judicial Order dalam Pengujian Undang-Undang terhadap Undang-Undang Dasar.” Diponegoro Law Jurnal 8, no. 3 (2019): 7.

Ali, Mohammad Mahrus, Meyrinda Rahmawaty Hilipito, and Syukri Asy’ari. “Tindak Lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi Yang Bersifat Konstitutional Bersyarat Serta Memuat Norma Baru.” Jurnal Konstitusi 12, no. 3 (September 2015).

Ali Safa’at, Muchammad. “Kekuatan Mengikat Dan Pelaksanaan Putusan MK,” n.d. http://safaat.lecture.ub.ac.id/files/2014/03/Kekuatan-Mengikat-dan-Pelaksanaan-Putusan-MK.pdf.

Asy’ari, Syukri, Meyrinda Rahmawaty Hilipito, and Mohammad Mahrus Ali. “Model dan Implementasi Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Pengujian Undang-Undang (Studi Putusan Tahun 2003-2012).” Jurnal Konstitusi 10 (2013): 35.

_________. “Yudisialisasi Politik Dan Sikap Menahan Diri: Peran Mahkamah Konstitusi Dalam Menguji Undang-Undang.” Jurnal Konstitusi 12, no. 3 (2015).

Bisariyadi. “Politik Penundaan Pelaksanaan Putusan Atas Nama Demokrasi.” Majalah Konstitusi, February 2017.

Dixon, Rosalind, and Samuel Issacharoff. “Living to Fight Another Day: Judicial Deferral in Defense of Democracy.” NYU School of Law, Public Law Research 16, no. 1 (2016).

Faqih, Mariyadi. “Nilai-Nilai Filosofi Putusan Mahkamah Konstitusi Yang Final dan Mengikat.” Jurnal Konstitusi 7 (2010): 22.

Gayus Lumbuun, Topane. “Tindak Lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi Oleh DPR RI.” Jurnal Legislasi Indonesia 6, no. 3 (2009).

Hakim, Muchamad Lutfi, and . Rasji. “Penerapan Asas erga Omnes dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 30/PUU-XVI/2018 Dikaitkan dengan Asas Negative Legislator.” Jurnal Hukum Adigama 1, no. 2 (January 31, 2019): 800.

Handayani, I Gusti Ayu Ketut Rachmi, Lego Karjoko, and Abdul Kadir Jaelani. “Model Pelaksanaan Putusan Mahkamah Konstitusi yang Eksekutabilitas Dalam Pengujian Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia.” BESTUUR 7, no. 2 (July 7, 2020): 36.

Hardani, Ayuk, and Lita Tyesta Addy Listiya Wardhani. “Implementasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 30/PUU-XVI/2018 Menurut Sistem Hukum di Indonesia.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 1, no. 2 (May 29, 2019): 182–93.

_________. “Implementasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 30/PUU-XVI/2018 Menurut Sistem Hukum Di Indonesia.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 1, no. 2 (May 29, 2019): 182–93.

Haryono, Dodi. “Metode Tafsir Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Pengujian Konstitusional Undang-Undang Cipta Kerja.” Jurnal Konstitusi 18, no. 4 (February 17, 2022): 774.

Helmi, Muhammad Ishar. “Penyelesaian Satu Atap Perkara Judicial review Di Mahkamah Konstitusi.” Salam: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i 6, no. 1 (February 5, 2019): 97–112.

Indrayana, Denny. “Komparasi Sifat Mengikat Putusan Judicial review Mahkamah Konstitusi Dan Pengadilan Tata Usaha Negara.” Mimbar Hukum 19, no. 3 (2007): 18.

Kelsen, Hans. “Judicial review of Legislation: A Comparative Study of the Austrian and the American Constitution.” The Journal of Politics 4, no. 2 (May 1942): 183–200.

Laksono, Fajar, Winda Wijayanti, and Anna Triningsih. “Implikasi dan Implementasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 5/PUU-X/2012 tentang Sbi atau Rsbi” 10 (2013): 30.

Limbach, Jutta. “The Concept of the Supremacy of the Constitution.” Modern Law Review 64, no. 1 (January 2001): 1–10. https://doi.org/10.1111/1468-2230.00306.

Marzuki, M Laica. “Konstitusi dan Konstitusionalisme.” Jurnal Konstitusi 7, no. 4 (2010): 7.

Maulidi, M. Agus. “Menyoal Kekuatan Eksekutorial Putusan Final dan Mengikat Mahkamah Konstitusi.” Jurnal Konstitusi 16, no. 2 (July 11, 2019): 339.

Maulidi, Mohammad Agus. “Problematika Hukum Implementasi Putusan Final dan Mengikat Mahkamah Konstitusi Perspektif Nrgara Hukum.” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 24, no. 4 (October 2017): 535–57.

Noviadi, Cindy Natasha. “Akibat Hukum Putusan Hakim Terkait Penetapan Upah Proses Pada Perselisihan Pemutusan Hubungan Kerja Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 37/PUU-IX/2011.” Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum 0, no. 0 (July 31, 2018).

Nugroho, Fadzlun Budi Sulistyo. “Sifat Keberlakuan Asas Erga Omnes dan Implementasi Putusan Mahkamah KonstitusI.” Gorontalo Law Review 2, no. 2 (2019): 10.

Pramana, I Gede Pasek. “Konsekuensi Yuridis Putusan Makamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010 terhadap Kedudukan Anak Astra dalam Hukum Adat Bali.” Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal) 3, no. 3 (November 19, 2014).

Soeharno. “Hukum Acara Mahkamah Konstitusi Penegak Hukum dan Pengadilan.” Jurnal Lppm Bidang Ekososbudkum 1, no. 2 (2014): 13–30.

Suhariyanto, Budi. “Masalah Eksekutabilitas Putusan Mahkamah Konstitusi oleh Mahkamah Agung.” Jurnal Konstitusi 13, no. 1 (May 20, 2016): 171.

Syahrizal, Ahmad. “Problem Implementasi Putusan MK.” Jurnal Konstitusi 4, no. 1 (2007).

Syahuri, Taufiqqurahman. Tafsir Konstitusi Berbagai Aspek Hukum. Jakarta: Kencana, 2011.

Trochev, Alexei. “Implementating Russian Constitutional Court Decision.” East EuropeanConstitutional Review 11, no. 1 (2002).

Vanberg, Georg. “The Austrian Constitutional Court.” In Comparative Constitutional Reasoning, edited by Andras Jakab, Arthur Dyevre, and Giulo Itzcovich, 75–114. Cambridge: Cambridge University Press, 2017. https://doi.org/10.1017/9781316084281.005.

Peraturan Perundang-Undangan

Indonesia. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. LN No.82 Tahun 2011. TLN No. 5234.

“Verfassungsgerichtshofgesetz – VfGG Constitutional Court Act 1953,” n.d.

Disertasi/Tesis

Salman, Radian. “Pengujian Undang-Undang oleh Mahkamah Konstitusi dalam Perspektif Konstitusionalisme dan Demokrasi.” (Disertasi Doktor Hukum Universitas Airlangga, 2017).

Widhiastuti, Aryani. “Keberlakuan Asas Erga Omnes pada Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Kewenangan Pengujian Undang-Undang (Studi Putusan Nomor 34/PUU-XI/2013).” (Tesis Magister Hukum Universitas Gadjah Mada, 2016).

Sumber Internet

C. N. N. Indonesia. “Tindak Lanjuti Ujl Materi UU Ciptaker, DPR-Pemerintah Revisi UU PPP.” nasional. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220408015414-20-781941/tindak-lanjuti-ujl-materi-uu-ciptaker-dpr-pemerintah-revisi-uu-ppp. Diakses 28 Mei 2022.

Hukumonline.com. “Ragam Implementasi Dan Kepatuhan Putusan MK.” https://m.hukumonline.com/berita/baca/lt5cd539d4a5550/ragam-implementasi-dankepatuhan-putusan-mk/. Diakses 3 Agustus 2019.

Mardatillah, Aida. “Ketua MK: Tidak Patuhi Putusan, Bentuk Pembangkangan Terhadap Konstitusi - Hukumonline.Com,” https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5e3153ae1a479/ketua-mk--tidak-patuhi-putusan--bentukpembangkanganterhadap-konstitusi/. Diakses 29 Januari 2020.

Media Summary In The Constitutional Court Of South Africa”; “Minister of Home Affairs and Another v Fourie and Another (CCT 60/04) [2005] ZACC 19; 2006 (3) BCLR 355 (CC); 2006 (1) SA 524 (CC) (1 December 2005),” accessed November 30, 2020, http://www.saflii.org/za/cases/ZACC/2005/19.html




DOI: https://doi.org/10.31078/jk1924

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF view : 0 times

Refbacks



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.