Aktualisasi Checks And Balances Lembaga Negara: Antara Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Mahkamah Konstitusi

Hanif Fudin

Abstract


Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara Indonesia yang menganut sistem distribution of power disertai mekanisme checks and balances antar-lembaga negara atas dasar kedaulatan rakyat. Dalam hal ini, sebagaimana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memiliki kewenangan terkait UUD 1945 secara langsung. Maka hal tersebut memuat distingsi penelitian yaitu inherensi secara aktual atas kewenangan lembaga MPR dan MK sebagai pengawal konstitusi melalui penelaahan mekanisme checks and balances secara teknis. Oleh karena itu, untuk memperkuat secara ilmiah penelitian hukum ini, maka digunakan pendekatan yuridis-normatif, filosofis dan konseptual-kritis. Atas dasar itu, dinilai bahwa antara MPR dan MK memiliki signifikasi secara aktual terhadap mekanisme checks and balances pada kewenangan institusionalnya sebagai pengawal konstitusi. Oleh karenanya berimplikasi memperkuat kewenangan institusional lembaga negara tersebut serta mewujudkan tatanan peradaban hukum dan demokrasi dalam UUD 1945 sebagai konstitusi negara yang merupakan titik sentral penyelenggaraan ketatanegaraan negara Indonesia sebagai negara hukum demokratis.

The 1945 Constitution as the constitution of the Indonesian state which adopts a distribution of power system accompanied by a mechanism of checks and balances between state institutions based on popular sovereignty. In this case, as the People's Consultative Assembly and the Constitutional Court which have the authority related to the 1945 Constitution directly. Then it contains the research distinction that is the actual inherence of the authority of the People's Consultative Assembly and the Constitutional Court institutions as the guardians of the constitution through a technical review of checks and balances. Therefore, to scientifically strengthen this legal research, a juridical-normative, philosophical and conceptual-critical approach is used. On that basis, it is considered that between the People's Consultative Assembly and the Constitutional Court have actual significance of the checks and balances mechanism on their institutional authority as the guardian of the constitution. Therefore, it has implications for strengthening the institutional authority of the said state institution and realizing the order of legal civilization and democracy in the 1945 Constitution as the state constitution which is the central point of the administration of the Indonesian state as a democratic law state.


Keywords


Konstitusi; Kewenangan; Checks and Balances; MPR; MK.

Full Text:

PDF

References


BUKU

Arief, Abd. Salam. Pembaharuan Pemikiran Hukum Islam Antara Fakta Dan Realita: Kajian Pemikiran Hukum Syaikh Muhammad Syaltut. Yogyakarta: Lesfi, 2003.

Aristoteles. Politik. Terj. Saut Pasaribu. Yogyakarta: Pustaka Promethae, 2017.

Asshiddiqie, Jimly. Konstitusi Dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2011.

———. “Mahkamah Konstitusi: Fenomena Hukum Tata Negara Abad XX” dalam Firmansyah Arifin, dkk. Hukum dan Kuasa Konstitusi: Catatan-Catatan Untuk Pembahasan Rancangan Perundang-Undangan Mahkamah Konstitusi. Jakarta: Konsorsium Reformasi Hukum Nasional, 2004.

———. Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2015.

Asy-Syāṭibī, Abī Isḥāq. Al-Muwāfaqāt Fī Uṣūl Asy-Syar’iyah. Lebanon: Dār al-Ma’arifat, n.d.

Atmadja, I Gede Dewa. Filsafat Hukum: Dimensi Tematis Dan Historis. Jakarta: Prenada Media Group, 2015.

Atmasasmita, Romli. Teori Hukum Integratif: Rekonstruksi Terhadap Teori Hukum Pembangunan Dan Teori Hukum Progresif. Yogyakarta: Genta Publishing, 2012.

Atmosudirdjo, Prajudi. Hukum Administrasi Negara. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1983.

Budiardjo, Miriam. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2014.

Fajar, Ali Mukthie. Reformasi Konstitusi Dalam Masa Transisi Paradigmatik. Malang: Instrans, 2003.

Ferejohn, John. Constitutional Cultur and Democratic Rule. Cambridge. Cambridge: Cambridge University Press, 2001.

Friedman, Lawrence M. American Law: An Introduction, Terj. Wishnu Basuki. Jakarta: PT. Tata Nusa, 2001.

Gaffar, Janedjri M. Demokrasi Konstitusional: Praktik Ketatanegaraan Indonesia Setelah Perubahan UUD 1945. Jakarta: Konstitusi Press, 2012.

Hakim, Abdul Aziz. Negara Hukum Dan Demokrasi Di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2015.

HIMASAL, Tim Bahtsul Masail. Fikih Kebangsaan: Merajut Kebangsaan Di Tengah Kebhinnekaan. Kediri: Lirboyo Press, 2018.

HR, Ridwan. Hukum Administrasi Negara. Yogyakarta: UII Press, 2014.

Irianto, Sulistyowati, and Shidarta. Metode Penelitian Hukum: Konstelasi Dan Refleksi. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2013.

Ishaq. Metode Penelitian Hukum Dan Penulisan Skripsi, Tesis, Serta Disertasi. ALFABETA, Cv. Bandung, 2017.

Kelsen, Hans. General Theory of Law and State. New York: Russell & Russell, 1973.

Konstitusi, Mahkamah. Buku Laporan Kinerja Mahkamah Konstitusi Tahun 2019. Jakarta: Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, n.d.

Kusumaatmadja, Mochtar. Teori Hukum Pembangunan: Eksistensi Dan Implikasi. Jakarta: Epistema, 2012.

Manan, Bagir. DPR, DPD, Dan MPR Dalam UUD 1945 Baru. Yogyakarta: FH UII Press, 2003.

———. Memahami Konstitusi: Makna Dan Aktualisasi. Jakarta: Rajawali Pers, 2015.

———. Nilai-Nilai Dasar Keindonesiaan Dan Negara Hukum, 2019.

———. Wewenang Provinsi, Kabupaten, Dan Kota Dalam Rangka Otonomi Daerah. Bandung: FH UNPAD, 2000.

MD, Moh. Mahfud. Demokrasi Dan Konstitusi Di Indonesia: Studi Tentang Interaksi Politik Dan Kehidupan Ketatanegaraan. Jakarta: Rineka Cipta, 2000.

———. Perdebatan Hukum Tata Negara. Jakarta: LP3ES, 2007.

———. Politik Hukum Di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers, 2017.

Montesquieu. The Spirit of Law. California: University of California Press, 1977.

Muhajir, Afifuddin. Fiqh Tata Negara: Upaya Mendialogkan Sistem Ketatanegaraan Islam. Yogyakarta: IRCiSoD, 2017.

Nazir, Moh. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia, 2014.

Qardawi, Yusuf. Pedoman Bernegara Dalam Perspektif Islam. Jakarta: Pustaka al-Kautsar, 1999.

Rahardjo, Satjipto. Biarkan Hukum Mengalir: Catatan Kritis Tentang Pergulatan Manusia Dan Hukum. Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2007.

———. Hukum Progresif: Sebuah Sintesa Hukum Indonesia. Yogyakarta: Genta Publishing, 2009.

Sampford, Charles, and Kim Preston. Interpreting Constitution. NSW: The Federation Press, 1996.

Suny, Ismail. Mekanisme Demokrasi Pancasila. Jakarta: Aksara Baru, 1987.

Suryana. Metodologi Penelitian Model Praktis Penelitian Kuantitatif. Metodologi Penelitian. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia, 2010.

Wahidin, Samsul. Politik Penegakan Hukum Di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2017.

Wasitaatmadja, Fokky Fuad. Filsafat Hukum: Akar Religiositas Hukum. Jakarta: Prenada Media Group, 2015.

Weissberg, Robert. Understanding American Government. New York: Holt Rinehart and Winston, 1979.

Wignjosoebroto, Soetandyo. Hukum: Paradigma, Metode, Dan Masalah. Jakarta: ELSAM & HUMA, 2002.

Winanmo, Nur Basuki. Penyalahgunaan Wewenang Dan Tindak Pidana Korupsi. Yogyakarta: Laksbang Mediatama, 2008.

Wood, David. “Judicial Invalidation of Legislation and Democratic Principles” dalam Charles Sampford and Kim Preston. Interpreting Constitution. NSW: The Federation Press, 1996.

Yusdani. Fiqh Politik Muslim Progresif. Yogyakarta: Kaukaba Dipantara, 2015

JURNAL

Adamany, David, and Jesse H. Choper. Judicial Review and the National Political Process: A Functional Reconcideration of the Role of the Supreme Court. The Western Political Quarterly. Vol. 33. Chicago: The University of Chicago Press, 1980. https://doi.org/10.2307/448084.

Ajie, R. “… Kebijakan Pembentuk Undang-Undang (Open Legal Policy) Dalam Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Berdasarkan Tafsir Putusan Mahkamah Konstitusi.” Jurnal Legislasi Indonesia, 2018. https://e-jurnal.peraturan.go.id/index.php/jli/article/view/105.

Al-Azhar, Hanif Fudin. “Refleksi Normatif Ṣaḥīfah Al-Madīnah Terhadap Negara Indonesia.” Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum Dan Konstitusi 1, no. 1 (2018): 1–10. https://doi.org/10.24090/volksgeist.v1i1.1617.

Ali, M. “Mahkamah Konstitusi Dan Penafsiran Hukum Yang Progresif.” Jurnal Konstitusi 7, no. 1 (2010): 67–90.

Arifin, Firmansyah. Hukum Dan Kuasa Konstitusi: Catatan-Catatan Untuk Pembahasan Rancangan Perundang-Undangan Mahkamah Konstitusi. Jakarta: Konsorsium Reformasi Hukum Nasional, 2004.

Azhar, Hanif Fudin. “Pemikiran Imam Al-Mawardi Tentang Politik Dan Hukum Terhadap Kekuasaan Kehakiman Di Indonesia.” IAIN Purwokerto, 2019.

Hadjon, Philipus M. “Tentang Wewenang.” Jurnal Yuridika XII, no. 5 (1997).

Hakim, Muhammad Helmy. “Pergeseran Orientasi Penelitian Hukum: Dari Doktrinal Ke Sosio-Legal.” Syariah Jurnal Hukum Dan Pemikiran 16, no. 2 (2017): 105. https://doi.org/10.18592/sy.v16i2.1031.

Hirschl, Ran. “The Judicialization of Mega-Politics and The Rise of Political Courts.” Vol. XI. SSRN, 2008. https://ssrn.com/abstract=1038008.

Huda, Ni’matul. “Pelibatan Mahkamah Konstitusi Dalam Perubahan (Ulang) Uud 1945 Yang Partisipatif Melalui Komisi Konstitusi.” Yustisia Jurnal Hukum 2, no. 2 (2013). https://doi.org/10.20961/yustisia.v2i2.10176.

Kommers, Donald P., and Russell A. Miller. The Constitutional Jurisprudence of the Federal Republic of Germany. The Constitutional Jurisprudence of the Federal Republic of Germany. Durham: Duke University Press, 2020. https://doi.org/10.2307/j.ctv125jqj0.

Manko, Rafal. “Role of Advocate General at the Court of Justice of the European Union.” In European Parliamentary Research Service, 2019.

Moh. Mahfud MD. “Politik Hukum Dalam Perda Berbasis Syari’ah.” Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM 14, no. 1 (2007): 1–21. https://journal.uii.ac.id/IUSTUM/article/view/1058/1795.

Polamolo, Susanto. “‘Nalar Fenomenologi’; Mahkamah Konstitusi Dalam Pusaran Kekuasaan Dan Bahaya Krisis Weltanschauung.” Jurnal Konstitusi 11, no. 2 (2016): 212–32.

https://jurnalkonstitusi.mkri.id/index.php/jk/article/view/23%0Ahttps://jurnalkonstitusi.mkri.id/index.php/jk/article/view/23%0Ahttps://jurnalkonstitusi.mkri.id/index.php/jk/article/download/23/22.

Prayudi, P. “MPR, Transisi Kedaulatan Rakyat Dan Dampak Politiknya.” Jurnal Politica Dinamika Masalah Politik Dalam …, 2016, 19–40. https://dprexternal3.dpr.go.id/index.php/politica/article/view/299.

Rahmatullah, Indra. “Rejuvinasi Sistem Checks and Balances Dalam Sistem Ketatanegaraan Di Indonesia.” Jurnal Cita Hukum 1, no. 2 (2013). https://doi.org/10.15408/jch.v1i2.2992.

Salmande, Ali. “Menggagas Pimpinan MPR Sebagai Advocate General Dalam Pengujian UU.” Majalah Konstitusi: Opini Konstitusi. Jakarta, December 2019.

Sasmito, Heri Abduh. “Putusan Ultra Petita Mahkamah Konstitusi Dalam Pengujian Undang-Undang (Suatu Perspektif Hukum Progresif).” Law Reform 6, no. 2 (2011): 55. https://doi.org/10.14710/lr.v6i2.12474.

Siahaan, Maruarar. “Peran Mahkamah Konstitusi dalam Penegakan Hukum Konstitusi” Jurnal Hukum 26, no. 3 (2009): 357-378.

Sunarto, Sunarto. “Prinsip Checks and Balances Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia.” Masalah-Masalah Hukum 45, no. 2 (2016): 157. https://doi.org/10.14710/mmh.45.2.2016.157-163.

Syakbani, Baehaki. “Checks and Balances Sistem Pemerintahan Di Indonesia.” Jurnal Valid X, no. 2 (2013).

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

Indonesia. Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 (n.d.).

Indonesia. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi.

Indonesia. Peraturan MPR Nomor 1 Tahun 2019 tentang Tata Tertib MPR RI.

Indonesia. Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2019 tentang Sekretariat Jendral MPR RI.

PUTUSAN PERADILAN

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 51- 52-59/PUU-VI/2008.

INTERNET

Wahid, Hidayat Nur. “Meneguhkan MPR Sebagai Pengawal Dan Penafsir Konstitusi.” Wacana Republik. Accessed June 21, 2020. https://republik.co.id/berita/q8h11d282/meneguhkan-mpr-sebagai-pengawal-dan-penafsir-konstitusi.

Yudi Latif. “Basis Sosial GBHN.” Harian Kompas, edisi 12 Februari 2016. Accessed Juni 11, 2020. https://print.kompas.com/baca/2016/02/12/basis-sosial-gbhn.




DOI: https://doi.org/10.31078/jk1919

Article Metrics

Abstract view : 268 times
PDF view : 227 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

       
(p-ISSN: 1829-7706 e-ISSN: 2548-1657).