Konstitusionalitas Badan Peradilan Khusus dan MK dalam Penyelesaian Sengketa Hasil Pilkada Langsung

Authors

  • Slamet Suhartono Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru 46 Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.31078/jk1234

Keywords:

Direct Election, Authority, Constitutional Court, Specialized Judiciary

Abstract

In accordance with the decision of the Constitutional Court Number 97/PUU-XI/2013, the Constitutional Court is no longer authorized to resolve disputes on direct election results, because the provisions of Article 236C of Law Number 12 Year 2008 NRI are against the Constitution of 1945. Article 157 paragraph (1) Law No. 8 Year 2015 determines that the dispute settlement on direct election results become the authority of specialized judiciary. But before a specialized judiciary is formed, then the Constitutional Court is authorized to resolve disputes on direct election results. The authority of the Constitutional Court is the constitutional authority to fulfill temporary legal vacuum (rechtvakum). Therefore legislators should immediately establish a specialized judiciary which has the authority to resolve the disputes on direct election results.

References

Astawa, I Gde Panca. 2000. Hak Angket dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia Menurut UUD 1945. Bandung: Disertasi Doktor PPS Universitas Padjajaran.
Black, Hanry Campbell. 1979. Black Law Dictionary. USA: ST. Paul Mint. West Pu-blishing Co.
Budiarjo, Miriam. 1990. Hak Asasi Manusia Dalam Dimensi Global. Jakarta: Jurnal Ilmu Politik, No. 10.
Ekatjahyana, Widodo. 2009. Putusan Mahkamah Konstitusi Tentang Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur Jawa Timur Putaran Kedua Tahun 2008 dan Implikasi Hukumnya. Jambi: Jurnal Konstitusi, PSKP-FH Universitas Jambi, Vol. II No. 1.
Gie, The Liang. 1967. Pertumbuhan Pemerintahan Daerah di Negara Republik Indonesia. Yogyakarta: Liberty.
Hadjon, Philipus M. Hadjon. Sistem Pembagian Kekuasaan Negara (Analisis Hukum Tata Negara). Surabaya: Fakultas Hukum Universitas Airlangga.
Nugroho, Agus Wijayanto. 2009. Kewenangan Mahkamah Konstitusi Dalam Sengketa Pemilu Legislatif (Sebuah Pembelajaran Dalam Mewujudkan dan Menjaga Kedaulatan Rakyat). Banjarmasin: Jurnal Konstitusi, PKK-FH, Lambung Mangkurat, Vol. II No. 1.
Reba, Yusak Elisa Reba. 2009. Kompetensi Mahkamah Konstitusi Dalam Menyelesaikan Sengketa Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah. Papua: Jurnal Konstitusi, PSK-FH, Uncen, Vol. 1 No. 1.
Said, M. Mas’ud Said. 2005. Arah Baru Otonomi Daerah di Indonesia. Malang: UMM Press.
Syahuri, Taufiqurrohman. 2000. Putusan Mahkamah Konstitusi Tentang Perselisihan Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Umum Berdasarkan Undang-Undang No. 24 Tahun 2003. Bengkulu: Jurnal Konstitusi, PKK-FH, Universitas Bengkulu, Vol. II No.1.
Thaib, Dahlan. 1993. Implementasi Sistem Ketatanegaraan Menurut UUD 1945. Yogyakarta: Liberty.

Published

2016-05-20

How to Cite

Suhartono, Slamet. 2016. “Konstitusionalitas Badan Peradilan Khusus Dan MK Dalam Penyelesaian Sengketa Hasil Pilkada Langsung”. Jurnal Konstitusi 12 (3):503-23. https://doi.org/10.31078/jk1234.

Issue

Section

Articles