Konstitusionalitas Kebijakan Belanja Subsidi Bahan Bakar Minyak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara

Authors

  • M. Zainul Abidin Kementerian Keuangan Jl. Wahidin 1, Jakarta Pusat 10710

DOI:

https://doi.org/10.31078/jk1024

Keywords:

fuel-fossil subsidy, state budget, The 1945 Constitution

Abstract

The aims of  this  research  was  first,  examining  the  harmony  of  the  policy  of fuel subsidy in the State  Budget  Law  based  on  the  1945  Constitution  of  the Republic of Indonesia and second, observing the subsidy policy  can  be  taken under Article 33 and 34 of the Constitution. This research used the literature studies. Data obtained from literature studies  were  discriptively  and  qualitativly  analyzed  used  by  the  laws  and  public  finance   theories. It was concluded that the allocation policy of fuel subsidy in the budget in accordance with Article 23 paragraph (1) and Article 33 paragraph (3), ie in order to achieve maximum prosperity for the people. In the current situation, the policy of subsidized fuel does not accord the principle of efficiency with justice, continuity, and environmental perspective (Article 33, paragraph 4). Pursuant to Article 34 paragraph (1) and (2) Constitution, the subsidy policy should be focused to meet the needs of the poor / impoverished persons, inadequate and underprivileged.

References

A. Buku / Jurnal
Arifin P. Soeria Atmadja, 2010, “Keuangan Publik dalam Perspektif Hukum: Teori,
Praktik, dan Kritik”, Edisi ke-3, Jakarta: Rajawali Pers.
Badan Pusat Statistik. Profil Kemiskinan di Indonesia September 2012. Nomor
06/01/Th.XVI, 2 Januari 2013.
Feldman, Allan M., R. Maryatmo dan Retnandari (pengalih bahasa), 2000, “Ekonomi
Kesejahteraan”, Yogyakarta: Andi Offset.
Haris Munandar dan Puji A.L., 2006, “Pembangunan Ekonomi”, Jakarta: PT Erlangga.
Ida Bagus Radendra Suastama, “Asas Hukum Putusan Mahkamah Konstitusi Tentang Undang-Undang Migas dan Ketenagalistrikan”, Mimbar Hukum, volume 24, nomor 2, Juni 2012.
Jimly Asshiddiqie, 2009, “Green Constitution: Nuansa Hijau Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945”, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Jimly Asshiddiqie, 2010, “Konstitusi Ekonomi”, Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.
Noor Fuad, dkk, 2004, “Dasar-dasar Keuangan Publik”, Jakarta: BPPK Departemen Keuangan.
Nota Keuangan APBN 2013 Republik Indonesia.
Otong Rosadi, 2006, “Memajukan Kesejahteraan Umum: Amanah Konstitusional”,
Jurnal Hukum Respublica, Vol.5, No.2, Tahun 2006.
Poltak Lijan Sinambela, dkk, 2008, “Reformasi Pelayanan Publik: Teori, Kebijakan, dan Implementasi”, Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 002/PUU-I/2003. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 58/PUU-VI/2008.
Rudi Handoko dan Pandu Patriadi, “Evaluasi Kebijakan Subsidi NonBBM”, Kajian Ekonomi dan Keuangan, Volume 9 Nomor 4, Desember 2005.
Shikha Jha, Pilipinas Quising, dan Shiela Camingue, “Macroeconomic Uncertainties, Oil Subsidies, and Fiscal Sustainability in Asia”, ADB Economics Working Paper Series No. 150. March 2009.
Uka Wikarya, Kajian Kebijakan BBM Bersubsidi”, Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, FEUI. Yayasan Institut Indonesia untuk Ekonomi Energi. 15 Maret 2012.
United Nations Development Programme, 2012, “Fossil Fuel Fiscal Policies and Greenhouse Gas Emissions in Viet Nam”, Hanoi.
United Nations Development Programme, “Reforming Energy Subsidies”, Division of Technology, Industry and Economics. International Institute for Sustainable Development’s. Issue 37, March 2010.

B. Perundang-undangan
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2012 tentang APBN Tahun Anggaran 2013.
Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2012 tentang Harga Jual Eceran dan Konsumen Pengguna Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu.

C. Makalah, Internet
A. Tri Tugaswati, “Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor dan Dampaknya Terhadap Kesehatan”, http://www.kpbb.org/makalah_ind/Emisi%20Gas%20Buang%20 Bermotor%20%26%20Dampaknya%20Terhadap%20Kesehatan.pdf, diakses tanggal 22 Maret 2013.
Badan Pengelola Lingkungan Hidup Jawa Barat, http://www.bplhdjabar.go.id/index. php/bidang-pengendalian/subid-pemantauan-pencemaran/94-pencemaran- udara-dari-sektor-transportasi, diakses tanggal 22 Maret 2013.
Bappenas, “Ikhtisar Pelaksanaan Repelita I”,www.bappenas.go.id/get-file-server/ node/7070, diakses tanggal 31 Oktober 2011.
Deputi Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/ Bappenas, “Analisa Pola Konsumsi BBM”, Disampaikan pada Sosialisasi Pengaturan BBM Bersubsidi, Kementerian Dalam Negeri, 1 Februari 2011.
Mubyarto, “Paradigma Kesejahteraan Rakyat Dalam Ekonomi Pancasila”, http:// www.ekonomirakyat.org/edisi_16/artikel_3, Artikel - Th. II - No. 4 - Juli 2003.
Tridoyo Kusumastanto, Arief Budi Purwanto, Luky Adrianto. Good Governance Dalam Pengelolaan Energi dan Sumberdaya Mineral. http://esk.ipb.ac.id/ index.php/download/category/2-publikasi-dosen?download=5%3Agood- governance-dalam-pengelolaan-energi-dan-sumberdaya-mineral, diakses tanggal 14 Maret 2013.
http://pusatbahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php. diakses tanggal 2 November 2011.
http://leo4kusuma.multiply.com/journal/item/6/Berani_Hidup_Tanpa_Subsidi?&item_id=6&view:replies=reverse), diakses tanggal 5 Juli 2011.
http://chindonews.blogspot.com/2012/03/bbm-naik-china-memberikan-mekanisme.html, diakses tanggal 11 Maret 2013.
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/01/22/20495283/Subsidi.
BBM.Tidak.Masuk.Akal, diakses tanggal 18 Maret 2013.
http://m.metrotvnews.com/read/news/2013/02/19/132137/Menteri-ESDM-Akui-Program-Penghematan-BBM-Bersubsidi-tidak-Signifikan. diakses tanggal 19 Maret 2013.
http://www.bisnis.com/apbn-p-2013-pengajuan-akan-dipercepat-jika-deviasi-asumsi-capai-10. diakses tanggal 19 Maret 2013.
http://www.bisnis.com/bbm-bersubsidi-menkeu-optimistis-konsumsi-di-bawah-kuota-2013. diakses tanggal 19 Maret 2013.

Downloads

Published

2016-05-20

How to Cite

Abidin, M. Zainul. 2016. “Konstitusionalitas Kebijakan Belanja Subsidi Bahan Bakar Minyak Dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara”. Jurnal Konstitusi 10 (2):261-86. https://doi.org/10.31078/jk1024.

Issue

Section

Articles